Mei 31 2018

PRAKTEK BELAJAR LAPANGAN (PBL) MAHASISWA GIZI POLTEKKES MALANG KE RSUD KOTA MALANG

Foto bersama Mahasiswa Gizi Poltekes Malang

Keinginan untuk mendukung salah satu misi Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat kota malang, maka RSUD Kota Malang membuka kesempatan kepada mahasiswa dan mahasiswi yang ingin melakukan magang maupun kunjungan ke rumah sakit sesuai bidang terkait yang ditekuninya. Salah satu kunjungan dari instansi pendidikan di Kota Malang ialah dari mahasiswa gizi Politeknik Kesehatan Kota Malang.

Kunjungan Mahasiswa Gizi Poltekkes Malang ke RSUD Kota Malang ini, bukan yang pertama kalinya.  Sejauh ini kurang lebih sebanyak 160 mahasiswa D3 dan D4 Poltekkes Malang, melakukan kunjungan untuk belajar lebih dalam mengenai praktik lapangan bagaimana Ilmu Gizi diaplikasikan secara langsung.

Para mahasiswa gizi Praktek Belajar Lapangan (PBL) Poltekkes Malang ini, diberikan dua materi besar meliputi pengisian formulir asuhan gizi pasien, serta materi tentang manajemen penyelenggaraan makanan di unit produksi makanan instalasi gizi. Dua materi besar ini dirangkum dalam satu hari kegiatan di RSUD Kota Malang yang didampingi langsung oleh Kepala Instalasi Gizi RSUD Kota Malang, Asep Fery Deni Septian, S.ST.

Pemberian Materi Oleh Kepala Instalasi Gizi RSUD Kota Malang

Urutan rangkaian kegiatan yang diberikan kepada para mahasiswa gizi ini, antara lain:

  1. Sambutan dari Direktur RSUD Kota Malang
  2. Penjelasan tentang pelayanan gizi di RSUD Kota Malang oleh Kepala Instalasi Gizi RSUD Kota Malang
  3. Pembagian kelompok untuk kunjungan ke pasien
  4. Kunjungan ke pasien-pasien di rawat inap
  5. Sesi Tanya

Kunjungan Langsung ke Pasien di Rawat inap

Kunjungan ke Instalasi Gizi RSUD Kota Malang

Secara teknis, mahasiswa yang telah dibagi-bagi ke dalam kelompok kecil tersebut akan belajar langsung tentang bagaimana menentukan masalah gizi yang telah ditemukan pada pasien, belajar tentang diagnosis gizi pasien. Selain itu, para mahasiswa juga diajak juga untuk belajar menentukan intervensi gizi hingga membuat rencana monitoring dan evaluasi gizi sesuai kasus pada setiap pasien. Diharapkan, setelah dilakukannya kunjungan ini, maka para mahasiswa gizi tersebut akan lebih dapat memahami tentang bagaimana ilmu gizi diaplikasikan dilapangan secara langsung salah satunya pada pasien-pasien rumah sakit yang membutuhkan asuhan gizi.

Apr 25 2018

Sosialisasi Tuberkulosis (TB) : Sadari Sejak Dini

dr. Siti Juhariyah, Sp.P

RSUD Kota Malang – Pada hari Senin (23/04/2018) lalu, telah diadakan sosialisasi kepada pasien serta pengunjung RSUD Kota Malang terkait penyakit Tuberkulosis (TB). Berdasarkan data WHO Global Report 2016, ditemukan bahwa setiap tahun sebanyak 100.000 orang meninggal akibat Tuberkulosis (TB). Tingginya angka kematian inilah yang memicu tim Promosi kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Kota Malang untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai Tuberkulosis (TB) kepada pasien dan pengunjung di RSUD.

Perlu diketahui bahwa Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh kuman TB (mycobacterium tuberculosis). Kuman TB (mycobcterium tuberculosis) ini diketahui dapat menyebar ke seluruh organ tubuh manusia dan organ yang paling sering diserang ialah paru-paru manusia. Gejala utama yang perlu diwaspadai dari Tuberkulosis sendiri ialah batuk berdahak yang terus menerus dan tidak kunjung membaik selama lebih dari tiga minggu.

Kegiatan sosialisasi, Senin lalu, diisi oleh dr. Siti Juhariyah, Sp.P selaku dokter spesialis Paru di RSUD Kota Malang, serta perwakilan dari Tim Gizi Ibu Eny Fitrianti, S.Gz. Acara sosialisasi ini juga dipandu langsung oleh dr. Gregorio Satrio P. Dalam sosialisasi tersebut, dr. Siti Juhariyah, S.Sp mengatakan bahwa pasien yang telah didiagnosa terkena Tuberkulosis (TB) tidak perlu khawatir, karena dengan pengobatan yang rutin selama 6bulan, pasien masih dapat disembuhkan.

Harapan setelah diadakannya sosialisasi tentang penyakit Tuberkulosis (TB) ini, masyarakat akan dapat lebih waspada terhadap gejala awal dari penyakit Tuberkulosis serta dapat mengetahui cara pencegahannya. Dan jika ingin mengetahui lebih lanjut terkait Tuberkulosis (TB), para pasien dapat berkonsultasi langsung dokter Spesialis Paru di Poli Paru di RSUD Kota Malang setiap hari Senin hingga Jumat.

Des 12 2017

PENGUMUMAN PESERTA YANG DITERIMA SEBAGAI TENAGA NON ASN TAHUN 2017

PENGUMUMAN PESERTA YANG DITERIMA SEBAGAI TENAGA NON ASN TAHUN 2017

Daftar Nama Peserta yang diterima sebagai tenaga Non ASN Rumah Sakit Umum Daerah Kota Malang Tahun 2017 adalah sebagai berikut :

Daftar Nama Peserta Yang Diterima Sebagai Tenaga Non ASN 

 

Dalam rangka melengkapi berkas Peserta yang diterima sebagai Tenaga Non ASN untuk hadir di RSUD Kota Malang pada  tanggal 18 Desember 2017 dengan membawa :

  1. Ijazah terakhir ( asli )
  2. STR (asli) bagi Tenaga Kesehatan
  3. Sertifikat Kompetensi/Pelatihan (asli )
  4. Kartu Identitas

 

yang dilanjutkan langsung dengan Orientasi Pegawai pada :

Hari        : Senin-Rabu

Tanggal  : 18 – 20 Desember 2017

Pukul      : 08.00 – selesai

Tempat   : Ruang Majapahit RSUD Kota Malang

 

  • Pakaian kemeja putih bawahan hitam ( hitam putih )
  • Bagi yang berhijab menggunakan kerudung putih
  • Sepatu tertutup (Pantofel)

Post sebelumnya «